Release E-book IJB-Net (17Agustus2020)

Release E-book IJB-Net

431 views
0 Likes
0 0

Share on Social Networks

Share Link

Use permanent link to share in social media

Share with a friend

Please login to send this document by email!

Embed in your website

Select page to start with

3. yang kami ketuk pintunya selalu membukakan pintu dengan senyum. Mereka juga siap berkolaborasi dan bersinergi,” papar Suyoto lagi. ***** Kofirmasi dan informasi laiinya Hubungi Solihin Direktur Eksekutif IJB - Net Email : info@ijb - net.org Chat WA: 0813 - 1434 - 3355

2. dengan keinginan Pak Jokowi yang disamp aikan awal Januari tahun ini, mengenai keinginannya untuk mengentikan ekspor kopra dan mengolah menjadi bahan bakar pesawat ,” demikian papar Suyoto Rais, ketua umum IJB - Net dalam siaran pers nya. Selain kelapa program lain adalah peningkatan ekspor sidat, tuna, dan juga silase untuk pakan ternak, bunga krisan, produk porang dan produk - produk biomassa untuk memenuhi kebutuhan Jepang. Khusus untuk biomassa, kebutuhan Jepang ke depan akan sangat banyak. Mereka akan mengganti 100 pembangkit tenaga listri nya yang saat ini menggunakan batu bara menjadi biomassa, sampai tahun 2030. IJB - Net akan menggandeng pemda di beberapa wilayah potensial untuk memenuhi kebutuhan, ada yang mengolah limbah sawit dan ada yang yang dimulai dengan menanam “pohon energi” seper ti kayu kaliandra, ak a sia atau lainnya. “Indonesia punya potensi yang besar untuk i ni. Kalau kita bisa bersinergi b ersama - sama, bukan tidak mungkin Indonesia bisa jadi produsen utama biomassa di dunia. Program ini juga bisa melibatkan masyarakat banyak me manfaatkan lahan - lahan marjinal dan lahan - lahan kosong yang kurang produktif. Kami akan segera mulai studi kelayakan di beberapa wilayah potensial untuk mencari lokasi dan bahan baku yang pas. Jepang siap membangun pabrik pengolahan di lokasi tersebut asal kita mampu menjamin pasokan bahan baku dengan spek dan jumlah yang sesuai permintaan mereka,” demikian Suyoto menambahkan. Selama 2 (dua) tahun perjalanannya, pelan tetapi pasti, IJB - Net mulai menemukan positioningnya di Indonesia dan Jepang, yaitu memba ntu kolaborsi bisnis antar kedua negara yang saling menguntungkan. Komoditi mulai mengerucut untuk pengembangan produk - produk makanan - minuman dan juga energi terbarukan. Untuk teknologi aplikatif, di antaranya ada lah mendatangkan metoda anti longsor dari Jepang yang sudah bis a diproduksi 100% di Indonesia, dan cocok untuk kondisi lahan Indonesia yang perlu penguatan. Kita ketahui 45% lebih wilayah di Indonesia berpotensi longsor. Ada juga mesin pembuat es sutera (slurry ice), vessel monitoring system dan program Pendidikan SDM industri. IJB - Net juga bisa mencarikan teknologi - teknologi aplikatif lain yang diperlukan di Indonesia, baik dari Jepang, Indonesia atau lainnya. “Kami punya mitra dan pendukung di Jepang dan Indonesia yang siap berbagi untuk itu. P rinsipnya kita tidak bersaing, tetapi berkolaborasi. Jadi hampi r semua pihak

1. Press Release IJB - Net IJB - Net bersama Jepang Mengolah Kelapa Menjadi Bi o - energi Indonesia Japan Business Network ( IJB - Net ) yang genap berusia 2 (dua) tahun pada 8 Agustus 2020 , pada h ari ini, pada saat seluruh rakyat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan RI ke - 75, merilis E - Book “Dua Tahun Perjalanan IJB - Net”. E - book bisa d iunduh gratis di website www.ijb - net.org atau menghubungi sek retariat IJB - Net Email: info@ijb - n et.org ; WA: +82 - 813 - 1434 - 3355. Di dalam buku ini terdapat uraian mengenai aktivitas - aktivitas kolaborasi bisnis Indonesia - Jepang, baik yang sudah dilakukan seperti membantu ekspor ayam halal , makanan riangan , sayur beku Indonesia ke Jepang, dan juga program peng embangan sumber daya alam Indonesia ag a r bisa menembus pasar ekspor , terutama Jepang . Ada sekitar 15 program yang ditawarkan dan bisa diikuti oleh para peminat di seluruh Indonesia, juga sekitar 5 teknologi aplikatif dari Jepang dan lainnya yang bisa diado psi untuk meningkatkan nilai tambah produk - produk Indonesia. Terkait dengan Program tersebut salah satunya adalah pengolahan kelapa menjadi bio - avtur atau bahan bakar untuk pesawat. Saat ini sedang melakukan studi kelayakan untuk menentukan lokasi pabrik yang paling potensial. Diharapkan setelah tahapan studi kelayakan tersebut akan dilakukan tahapan berikutnya dan ujungnya adalah pembangunan pabrik yang hasilnya juga dapat dieksport utamanya ke Jepang. “Program ini murni didanai perusahaan swasta Jepang yang ingin investasi di Indonesia membangun pabrik pengolahan kelapa menjadi energi. Menurut hasil riset Jepang, kelapa paling potensial untuk diolah menjadi bahan bakar pesawat terbang atau bioavtur. Ke depan, Jepang memerlukan biofuel ini dalam ju mlah banyak. Tetapi pemerintah Jepang mesyaratkan kelapa yang diolah untuk bahan bakar tersebut tidak menyaingi kelapa untuk pangan. Dan ini tidak perlu kawatir, karena lebih dari 70% kelapa sebenarnya dijadikan produk akhir non - pangan. Kopra yag diekspor atau diolah menjadi minyak pun, pada akhirnya diolah lagi menjadi kosmetik, sabun, sampo dan lain - lain produk non - pakan. Jadi Jepang memiliki cukup alasan untuk mengolah kelapa menjadi bio - energi . Program ini sejalan

Tampilan

  • 431 Total Views
  • 338 Website Views
  • 93 Embedded Views

Tindakan

  • 0 Social Shares
  • 0 Likes
  • 0 Dislikes
  • 0 Comments

Share count

  • 0 Facebook
  • 0 Twitter
  • 0 LinkedIn
  • 0 Google+

Embeds 2

  • 5 ijb-net.org
  • 4 www.ijb-net.org